LENSAPLUS –  Barcode sudah tidak asing lagi digunakan dalam dunia bisnis. Kamu pun pasti sudah paham, barkode menawarkan sangat banyak fungsi. Mulai dari identifikasi produk penjualan, seperti cek keterangan harga, tanggal kadaluarsa, kode produksi.

Sebenarnya, bukan hanya peritel resmi sajalah yang dapat membuat barkode, tetapi kamu pun juga dapat menggunakannya dan membuatnya secara online. Pastinya penggunaan barcode akan sangat bermanfaat, apalagi bila kamu sedang menjalankan bisnis secara mandiri. Caranya pun tidak sulit, pada artikel ini kita akan membahas bagaimana cara membuat barcode secara online melalui perangkat yang kamu miliki tanpa terkena biaya apapun, atau gratis.

Jenis Barkode

Sebelum membahas lebih dalam mengenai cara pembuatan, alangkah baiknya untuk mengetahui jenis barcode yang umum digunakan. Seperti yang disebutkan sebelumnya, barcode tidak hanya digunakan untuk keperluan pengecekan barang dagangan pada supermarket, tetapi juga dapat digunakan untuk keperluan lainnya. Berikut adalah beberapa jenis barkode yang sering digunakan.

1. Barcode Produk Ritel

Barcode produk retail digunakan di toko-toko dengan tujuan untuk mempermudah proses pembayaran atau pengecekan barang. Sistem pemindai barcode ini dikembangkan oleh Bernard Silver dan Norman J Woodland. Umumnya produk retail di supermarket menggunakan sistem Universal Price Code (UPC). Penggunaan barcode untuk kemasan menggunakan barcode jenis ITF-14 yang terdiri dari 14 angka.

Baca Juga:  Masa Depan Teknologi Kecerdasan Buatan ChatGPT

2. Penerbitan Barcode

Saat membeli buku, majalah, atau novel, biasanya terdapat kode pada bagian belakang sampul buku. Kode tersebut disebut Nomor Buku Standar (ISBN) atau International Standard Serial Number (ISSN).

3. Barcode Farmasi

Apotek atau farmasi juga menggunakan barcode untuk mengidentifikasi berbagai produk obat. Barcode yang umum digunakan adalah Health Industry Bar Code (HIBC) dengan tanda “+” di awal kode. Kode tersebut biasanya disertai dengan 24 karakter yang terdiri dari campuran huruf dan angka.

4. Barcode Non Ritel

Jenis barcode ini menggunakan kode 39 dan 128, hal yang membedakan barcode ini dengan barcode lain adalah tingkat densitas atau kerapatan datanya. Barcode ini sering digunakan untuk memindai buku perpustakaan, kartu keanggotaan, atau berbagai barang persediaan perusahaan.

Jenis barcode ini sering kali disamakan dengan QR code. Padahal keduanya merupakan alat digital yang berbeda. Barcode merupakan perangkat yang digunakan untuk menyortir berbagai produk berdasarkan jenis, nilai, dan harga. Sementara kode QR memiliki tampilan dan kegunaan lebih modern karena dapat menyimpan lebih banyak data.

Baca Juga:  10 Panduan Menggunakan SEO untuk Meningkatkan Traffic Blog

Itu dia beberapa jenis barcode yang umum di temukan di kehidupan sehari hari. Nah apakah kamu sudah memiliki bayangan ingin membuat barcode berjenis apa? Mari kita bahas cara membuat barcode dengan memanfaatkan perangkat yang pastinya kamu miliki di rumah.

Cara Buat Barcode Dengan Laptop

Kamu dapat memanfaatkan laptop dalam pembuatan barcode. Tenang saja, caranya pun sangat mudah dan kamu tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun. Simak langkahnya sebagai berikut.

  1. Pertama, kunjungi situs pembuatan barkode online, kamu dapat menggunakan dua situs berikut https://www.zoho.com/inventory/free-barcode-generator/ atau https://barcode.tec-it.com/en.
  2. Kemudian pilih jenis barcode yang kamu inginkan, pastikan kamu sudah memilih jenisnya dengan tepat sesuai dengan kegunaannya, seperti yang telah dibahas sebelumnya.
  3. Masukkan label data dengan angka yang akan ditampilkan pada barcode.
  4. Selanjutnya, barcode akan otomatis terbuat pada sebelah kanan layar.
  5. Kamu tinggal mengunduh hasil barcode dan dapat dicetak.

Cara Buat Barkode Dengan Ponsel

Laptop bukanlah satu satunya perangkat yang dapat digunakan untuk membuat barkode secara online. Kamu juga dapat memanfaatkan ponsel untuk membuat kumpulan data optik beripa garis vertikal tersebut. Bila kamu ingin membuat barkode melalui ponsel, kamu perlu mengunduh aplikasi pembuatannya melalui Google Play Store atau App Store. Tetapi jangan khawatir, caranya pun juga mudah dan hanya memerlukan beberapa langkah. Simak caranya sebagai berikut.

Baca Juga:  Instax Mini 12 Terbaru dari Fujifilm, Hadirkan Fitur Menarik

Buat Barkode Dengan Android

  1. Buka Google Play Store dan unduh aplikasi Barcode Generator.
  2. Setelah terinstall, buka aplikasi tersebut dan klik ikon merah pada bagian kanan bawah halaman depan.
  3. Nantinya akan muncul dua menu pilihan, yaitu “Scan Code” dan “Add Code”.
  4. Pilihlah menu “Add Code” untuk membuat barcode baru, kemudian pilih jenis barcode yang kamu inginkan.
  5. Masukkan data dan angka yang akan ditampilkan pada barcode.
  6. Klik “Enter”. Barcode berhasil dibuat dan dapat kamu unduh.

Buat Barkode Dengan iOS

  1. Buka App Store dan unduh aplikasi QR Reader.
  2. Setelah terinstall, buka aplikasi tersebut dan klik ikon QR di bagian bawah.
  3. Pilih tombol (+) di sudut kiri atas untuk mulai membuat barcode.
  4. Pilih jenis barcode yang kamu inginkan.
  5. Masukkan data dan angka yang akan ditampilkan pada barcode.
  6. Klik “Enter”. Barcode berhasil dibuat dan dapat kamu unduh.

Bagaimana, mudah bukan langkah langkahnya. Nah sekarang kamu bisa meningkatkan produktivitas bisnismu dengan barcode. Selamat mencoba!

Bagikan: